ZoyaPatel

Rupiah Menguat Seiring Optimisme Deeskalasi Perang AS-Iran

Mumbai

UPBERITA.COM -  Nilai tukar rupiah pada Rabu pagi tercatat menguat 55 poin atau 0,32 persen terhadap dolar AS, mencapai Rp16.986 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp17.041 per dolar AS. Penguatan ini dipengaruhi oleh optimisme pasar terhadap meredanya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.

Menurut analis, pergerakan rupiah hari ini diperkirakan berada dalam kisaran Rp16.940 hingga Rp17.040. Penurunan indeks dolar menjadi salah satu faktor pendukung, yang dipicu oleh sentimen positif pelaku pasar terkait potensi deeskalasi konflik tersebut.

Laporan dari The Wall Street Journal mengutip pejabat pemerintahan Amerika Serikat yang menyebutkan Presiden AS Donald Trump menyatakan kesiapannya untuk mengakhiri operasi militer terhadap Iran. Keputusan ini diambil setelah Trump dan stafnya menyimpulkan bahwa misi untuk membuka Selat Hormuz secara penuh dapat memperpanjang konflik di luar rencana awal operasi.

Fokus utama Amerika Serikat kini diarahkan untuk membatasi kemampuan angkatan laut Iran dan persediaan rudalnya, sekaligus meredakan permusuhan yang sedang berlangsung. Secara bersamaan, upaya penekanan terhadap Tehran dilakukan untuk memulihkan kelancaran arus perdagangan.

Perlambatan Harga Minyak dan Sentimen Domestik Beri Pengaruh

Di sisi domestik, pelaku pasar merespons positif terhadap langkah-langkah kebijakan efisien yang rencananya akan dijalankan oleh pemerintah. Namun demikian, kewaspadaan pasar tetap terjaga mengingat harga minyak yang masih bertahan di kisaran 100 dolar AS per barel.

Dari data ekonomi Indonesia, inflasi pada bulan Maret 2026 diprediksi melandai dibandingkan bulan Februari, dengan perkiraan di angka 3,65 persen. Angka ini dipengaruhi oleh insentif tarif listrik dan stabilitas harga pangan pasca Lebaran. Neraca perdagangan juga diperkirakan masih mencatatkan surplus sebesar 1,5 miliar dolar AS, menunjukkan perbaikan dari bulan sebelumnya dengan adanya peningkatan pada ekspor dan impor.

Sumber : antaranews.com

Ahmedabad